HADIST DITINJAU DARI SEGI PENERIMAAN (ulumul hadist)
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
BAB II PENGGOLONGAN DAN KLASIFIKASI HADITS
2.1 Penggolongan Hadits Berdasarkan Banyak Rawi
2.1.1 Hadits Mutawattir
2.1.2 Hadits Ahad
2.2 Kladifikasi Hadits Berdasarkan diterima dan ditolaknya
Kualitas
2.3 Klasifikasi Hadits dari segi Kedudukan dalam Hujjah
2.3.1 Hadits Maqbul
2.3.2 Hadits Mardud
2.4 Klasifikasi dari segi perkembangan sanadnya
2.4.1 Hadits Muttasil
2.4.2 Hadits Munqati’
BAB III KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
Semua umat Islam telah sepakat dengan bulat bahwa Hadits Rasul adalah sumber dan dasar hukum Islam setelah Al – Qur’an, dan umat Islam diwajibkan mengikuti dan mengamalkan hadits sebagaimana diwajibkan mengikuti dan mengamalkan Al – Qur’an.
Al – Qur’an dan hadits merupakan dua sumber hukum pokok syariat Islam yang tetap, dan orang Islam tidak akan mungkin, bisa memahami syariat Islam secara mendalam dan lengkap tanpa kembali kepada kedua sumber Islam tersebut. Seorang mujtahid dan seorang ulama pun tidak diperbolehkan hanya mencukupkan diri dengan mengambil salah satu keduanya.
Banyak kita jumpai ayat – ayat Al – Qur’an dan Hadits – hadits yang memberikan pengertian bahwa hadits merupakan sumber hukum islam selain Al – Qur’an yang wajib diikuti, dan diamalkan baik dalam bentuk perintah maupun larangannya.
Hadits itu sendiri secara istilah adalah segala peristiwa yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW, baik perkataan, perkataan, segala keadaan, atau perilakunya.
BAB II
PENGGOLONGAN DAN KLASIFIKASI HADITS
Secara konsepsional bahwa hadits itu dari satu segimdapat dibagi menjadi dua, yaitu kuantitas dan kualitas. Yang dimaksud segi kuantitasnya adalah penggolongan hadits ditinjau dari banyaknya rowi yang meriwayatkan hadits. Sedangkan hadits berdasarkan kualitasnya adalah penggolongan hadits dilihat dari aspek diterimanya atau ditolaknya.
selengkapnya download di:
http://www.ziddu.com/download/10296077/makalahulumulhadits.rar.html
